Uang Beredar Indonesia Juli 2026: M2 Tumbuh 8,3%, Kredit Naik 13%
Uang beredar Indonesia Juli 2026 mencapai Rp10.371,1 triliun. M2 tumbuh 8,3% dan kredit 13,0%. Baca arti data BI bagi ekonomi dan pasar.
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Ikhtisar:setelah Rilis Tingkat Pengangguran Jepang di 2,6%

USDJPY telah mencatat penurunan vertikal sedikit lebih lambat dari rilis Tingkat Pengangguran Jepang.
Tingkat Pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan sebesar 2,6% telah menopang yen Jepang.
DXY menghadapi hambatan karena osilator momentum telah berubah menjadi sangat overbought.
Pasangan USDJPY telah tergelincir ke dekat 127,70 karena Biro Statistik Jepang telah melaporkan Tingkat Pengangguran di 2,6%, lebih rendah dari perkiraan dan hasil sebelumnya 2,7%. Penurunan moderat telah dicatat dalam aset ini setelah rilis data pasar tenaga kerja. Perbaikan di pasar tenaga kerja telah mendukung yen Jepang terhadap greenback. Juga, rasio Pekerjaan/Pelamar telah mencapai 1,22, sejalan dengan perkiraan pasar tetapi sedikit lebih tinggi dari cetakan sebelumnya 1,21%.
Pasar tenaga kerja yang sangat ketat di Jepang telah menyebabkan aksi jual yang intens di konter. Pada catatan yang lebih luas, yen Jepang mengalami pullback bullish setelah secara konsisten melayang lebih rendah pada kebijakan moneter ultra-longgar. Bank of Japan (BOJ) mempertahankan sikap dovish pada status likuiditas karena ekonomi belum mencapai tingkat pra-pandemi. Tidak salah untuk mengatakan bahwa profit-booking menyeret aset ini lebih rendah, namun, sikap bullish jangka panjang masih utuh.
Di sisi dolar, indeks dolar AS (DXY) menghadapi barikade saat mencoba menyentuh ke 102,00. DXY menghadapi tantangan kenaikan sedikit diperpanjang karena osilator momentum telah berubah sangat overbought pada berbagai kerangka waktu. Ekspektasi yang lebih tinggi dari kenaikan suku bunga jumbo oleh Federal Reserve (The Fed) dalam kebijakan moneter bulan Mei terus membuat para pembeli tetap di kursi pengemudi. Sementara itu, imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS telah gagal merebut kembali 3% untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir.
LEVEL-LEVEL TEKNIS USDJPY
| TINJAUAN | |
| Harga terakhir hari ini | 127.6 |
| Perubahan harian hari ini | -0.54 |
| Perubahan harian hari ini % | -0.42 |
| Pembukaan harian hari ini | 128.14 |
| TREN | |
| SMA 20 Harian | 125.23 |
| SMA 50 Harian | 120.4 |
| SMA 100 Harian | 117.52 |
| SMA 200 Harian | 114.6 |
| LEVEL | |
| Tinggi Harian Sebelumnya | 128.87 |
| Rendah Harian Sebelumnya | 127.52 |
| Tinggi Mingguan Sebelumnya | 129.41 |
| Rendah Mingguan Sebelumnya | 126.24 |
| Tinggi Bulanan Sebelumnya | 125.1 |
| Rendah Bulanan Sebelumnya | 114.65 |
| Fibonacci Harian 38,2% | 128.04 |
| Fibonacci Harian 61,8% | 128.36 |
| Pivot Point Harian S1 | 127.48 |
| Pivot Point Harian S2 | 126.83 |
| Pivot Point Harian S3 | 126.13 |
| Pivot Point Harian R1 | 128.83 |
| Pivot Point Harian R2 | 129.52 |
| Pivot Point Harian R3 | 130.18 |
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

Uang beredar Indonesia Juli 2026 mencapai Rp10.371,1 triliun. M2 tumbuh 8,3% dan kredit 13,0%. Baca arti data BI bagi ekonomi dan pasar.

Bappebti menampilkan PT Handal Semesta Berjangka dengan izin usaha 001/BAPPEBTI/SI/5/2018, izin SPA 001/BAPPEBTI/SP-SPA/5/2018, dan situs www.hsb.co.id. Perusahaan mendapat nilai A++ untuk triwulan II-2026. Bappebti juga pernah mencatat satu tautan Telegram sebagai duplikasi perusahaan. Bukti duplikasi menunjukkan risiko peniru, bukan bukti bahwa perusahaan asli melakukan penipuan.

Review Mobile App dan InTrade Broker Doo Financial Futures untuk trading forex dari smartphone. Simak fitur, keunggulan, cara download, serta tips penggunaannya.

Bappebti tidak lagi menampilkan GKInvest sebagai nama badan hukum utama. Rekor yang diperiksa menampilkan PT Trive Invest Futures, lalu menyebut PT Global Kapital Investama Berjangka dan PT Megah Tama Berjangka sebagai nama sebelumnya. Nomor izin usaha tetap 824/BAPPEBTI/SI/11/2005, sedangkan situs yang tercatat sekarang adalah triveinvest.co.id. Ini adalah perubahan identitas yang harus dipahami sebelum login atau mengirim dana.